Pemerintah Dukung Inisiatif Swasta Produksi Vaksin

Bio Farma telah mengamankan pasokan a hundred and forty juta dosis vaksin dalam bentuk bulk yang siap diproduksi di dalam negeri dengan opsi tambahan sebanyak a hundred and twenty juta dosis. Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri di tengah terbatasnya stok vaksin di dunia, Vietnam dan Thailand memproduksi vaksin Covid-19 di negara mereka. Sebagian besar dari ninety two,2 juta dosis vaksin COVID-19 di Indonesia sendiri dipasok oleh China.

Indonesia sedang memproduksi vaksin

Banten – Pemerintah terus berupaya mewujudkan kemandirian dalam bidang farmasi, terutama di tengah pandemi COVID-19 saat ini. Terlebih, keinginan tersebut sudah tertuang dalam Instruksi Presiden, nomor 6 tahun 2016, tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan. Artikel ini diterbitkan atas kerja sama Tirto.id dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana . , JAKARTA – Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro mengunjungi fasilitas pabrik vaksin PT Biotis Prima Agrisindo.

Vaksin produksi domestik Vietnam, Nanocovax, diharapkan tersedia pada triwulan keempat tahun ini dan digunakan pada awal tahun depan. Pemerintah Thailand juga menggandeng pengembang vaksin AstraZeneca untuk memproduksi vaksin itu di Thailand. Kelompok Kuartet yang terdiri atas Amerika Serikat, India, Jepang, dan Australia saat pertemuan puncak pada Maret sepakat bahwa perusahaan pembuat obat India Biological E Ltd akan memproduksi setidaknya satu miliar dosis vaksin pada akhir 2022. Dosis-dosis vaksin tersebut akan dikirim ke negara-negara Asia Tenggara, Indo-Pasifik, dan kawasan-kawasan lain.

Pengembangan vaksin COVID-19 yang cepat dimungkinkan oleh pendanaan penelitian dan pengembangan, serta oleh kerja sama global dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Melalui segenap dukungan ini, para ilmuwan dapat mengembangkan vaksin COVID-19 yang aman dan efektif dengan amat cepat. Namun demikian, semua prosedur dan peraturan keamanan yang ketat tetap dipatuhi. Ia mengimbuh, pengembangan Judi Online vaksin nasional dari konsorsium tersebut selanjutnya akan mengikuti beberapa tahap pengujian yang sama dengan vaksin Sinovac sebelum bisa diproduksi massal. Mereka menargetkan akan menyelesaikan riset dan pengembangan vaksin Merah Putih pada akhir 2021 mendatang. Jika berjalan lancar, vaksin hasil pengembangan lembaga nasional untuk Covid-19 itu akan tersedia bagi masyarakat umum pada dua tahun lagi alias 2022.

Saat ini Ivac, Vabiotech dan Nanogen sedang mengevaluasi keamanan dan kekebalan vaksin di hewan. Sementara itu, Nanogen kini siap untuk melakukan uji coba fase pertama pada manusia. Menurut laporan Vietnam News Agency yang dikutip oleh Bernama, hingga saat ini produsen Vietnam telah bekerja untuk mempercepat penelitian vaksin Covid-19 dengan Ivac, Vabiotech dan Nanogen menyelesaikan proses produksi pada skala laboratorium. Namun jumlah dosis yang akan diberikan ke Thailand tidak diungkapkan, sebagaimana dilaporkan Bangkok Post.

Untuk vaksin umum ini menurut Honesti akan diupayakan dari cash circulate Bio Farma. Pemerintah sudah menjalin komunikasi dengan lima perusahaan swasta untuk turut memproduksi vaksin tersebut. Perusahaan tersebut adalah PT Kalbe Farma, PT Sanbe Farma, PT Biotek Farmasi Indonesia, PT Tempo Scan Pacific Tbk, dan Daewoong Pharmaceutical Co. Antisipasi juga sudah dilakukan jika fasilitas produksi di Bio Farma tidak mencukupi untuk proses fill and end vaksin merah putih nantinya. Dimana saat ini Bio Farma juga tengah memproduksi vaksin Covid-19 dari Sinovac. Studi tahap ini dilakukan setelah vaksin dinyatakan aman dan efektif digunakan, yaitu setelah lulus uji klinis fase sebelumnya.

Vaksin Sinovac adalah satu dari tujuh kandidat vaksin di dunia yang masuk uji klinis tahap III. Setelah uji klinis fase akhir, vaksin Sinovac diproduksi oleh Bio Farma kemudian didistribusi atau digunakan oleh Kementerian Kesehatan untuk vaksinasi massal. Manager Integrasi Riset dan Pengembangan Bio Farma, Dr. Neni Nurainy, mengatakan BUMN itu tengah bekerja sama dengan Sinovac, perusahaan asal China, untuk memproduksi vaksin. Pihaknya menunggu hasil uji klinis fase 2, sebelum melanjutkan pengembangannya di tanah air.

“Tentu korban tidak bisa menunggu hasil riset yang begitu panjang di tengah situasi seperti ini. Vaksin bisa langsung digunakan segera setelah fase 1 medical trial selesai,” jelas Dicky. Sehingga saat ini Bio Farma tengah berfokus pada tiga calon vaksin Covid-19, yakni vaksin dari Sinovac, vaksin dari CEPI, dan vaksin buatan lokal dari Lembaga Eijkman. Diharapkan dengan memacu penemuan vaksin dapat segera mengeluarkan Indonesia dari kondisi pandemi yang sangat memukul masyarakat ini. “Bio Farma akan melanjutkan pengembangan dengan memulai up scaling untuk skala produksi yang akan dilakukan pada Q2 2021, yang diikuti oleh pre-klinis, Uji Klinis fase 1, Uji Klinis 2 dan Uji Klinis 3, yang akan dimulai pada Q4 2021,” kata Honesti. Tak hanya dilaksanakan di Indonesia, uji klinis juga dilakukan di Brazil, Turki, Bangladesh, dan Chile.

Salah satu CPPBT yang mendapat pembinaan adalah Griya Kompos “Aji Berkah Tani” yang berlokasi di desa Bono, Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten. Dedy mengungkapkan bahwa PLTN merupakan proyek besar sehingga perlu perencanaan dan persiapan yang matang, sehingga tidak akan menemui kendala dalam pelaksanaannya. Badan Tenaga Atom Internasional, IAEA, telah mempublikasikan panduan bagi negara-negara anggotanya, termasuk Indonesia, yang ingin mengembangkan PLTN. Dalam panduan disebutkan, ada tiga fase yang harus dilalui dan setiap akhir dari fase akan ada milestone atau tonggak capaian yang menandakan telah selesainya satu fase, dan fase berikutnya dapat dijalankan. Pada penandatanganan ini diserahkan secara simbolis benih sumber kacang hijau Varietas Muri sebanyak 30 kilogram untuk dikembangkan menjadi benih sebar oleh CV Semi. Lebih lanjut, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pun mengakui bahwa dengan dimulainya vaksinasi bisa menjadi kunci pendorong dalam pemulihan industri di Tanah Air.

Keunggulan vaksin Moderna adalah hanya perlu pendinginan minus 30° C dan tahan seminggu dalam lemari pendingin biasa. Direktur Utama PT Bio Farma , Honesti Basyir, mengatakan, pihaknya akan mempercepat ketersediaan vaksin Covid-19. Untuk jangka pendek, pihaknya berkolaborasi dengan dua institusi , yaitu Sinovac Biotech Ltd China dan The Coalition for Epidemic Preparedness Innovations . PT Bio Farma akan menjadi salah satu pabrikan vaksin yang ditunjuk oleh CEPI untuk membuat vaksin Covid-19 secepatnya. Untuk kolaborasi dengan Sinovac Biotech sendiri sudah mendapatkan ijin Kementerian Kesehatan dan Badan POM terkait protokol uji klinisnya.